Section 15/152 menit

15. Ringkasan & Decision Guide

15. Ringkasan & Decision Guide

Use Case Framework yang Tepat
Extract teks dari gambar/dokumen Vision (VNRecognizeTextRequest)
Deteksi wajah/landmark Vision (VNDetectFaceLandmarksRequest)
Deteksi objek di gambar Vision + Core ML (VNCoreMLRequest)
Analisis pose tubuh/tangan Vision (VNDetectHumanBodyPoseRequest)
Deteksi bahasa teks NaturalLanguage (NLLanguageRecognizer)
Sentiment analysis NaturalLanguage (NLTagger .sentimentScore)
Named Entity Recognition NaturalLanguage (NLTagger .nameType)
Part-of-speech tagging NaturalLanguage (NLTagger .lexicalClass)
Voice-to-text Speech (SFSpeechRecognizer)
Klasifikasi suara/audio Sound Analysis (SNClassifySoundRequest)
Train model dari labeled data Create ML
On-device LLM / text generation Foundation Models (LanguageModelSession)
General ML inference Core ML (MLModel)

Panduan Mulai

Untuk sebagian besar developer iOS yang baru masuk ke AI, urutan yang disarankan:

  1. Mulai dengan Vision OCR — visible impact langsung, mudah diintegrasikan, banyak use case produk
  2. Tambahkan NaturalLanguage — augmentasi teks yang sudah ada dengan sentiment/NER
  3. Gunakan Sound Analysis bila app butuh audio intelligence tanpa custom model
  4. Create ML ketika butuh custom classifier untuk domain spesifik, dengan data sendiri
  5. Combine frameworks untuk pipeline yang kuat (gambar → teks → entities)

Privacy-first approach: selalu mulai dengan on-device. Baru pertimbangkan cloud API ketika akurasi on-device benar-benar tidak cukup untuk use case yang kritis.