Section 1/172 menit
1. Apa Itu Core ML Deep Dive?
1. Apa Itu Core ML Deep Dive?
Panduan ini adalah lanjutan dari coreml-guide.md (entry #19) yang sudah membahas fondasi Core ML. Di sini kita menggali lebih dalam ke mekanisme runtime, teknik optimasi performa, custom layers untuk operasi yang tidak didukung, dan pattern production-ready untuk app ML yang sesungguhnya.
Target pembaca: developer yang sudah bisa menjalankan prediksi dasar dengan Core ML dan ingin:
- Mengurangi latency prediksi dari 50ms ke <10ms
- Mengimplementasikan model dengan input/output yang tidak standar
- Men-deploy model yang bisa belajar dari data pengguna secara on-device
- Memahami kenapa model lambat dan cara memperbaikinya
Evolusi Core ML
| Versi | Tahun | Fitur Penting |
|---|---|---|
| Core ML 1 | iOS 11 (2017) | MLModel dasar, generate code |
| Core ML 2 | iOS 12 (2018) | Batch prediction, custom layers |
| Core ML 3 | iOS 13 (2019) | Updatable models, Neural Engine support |
| Core ML 4 | iOS 14 (2020) | Model deployment, async prediction |
| Core ML 5 | iOS 15 (2021) | Improved ANE, MLComputePlan |
| Core ML 6 | iOS 16 (2022) | MLTensor, improved profiling |
| Core ML 7 | iOS 17 (2023) | Multifunction models, improved quantization |
| Core ML 8 | iOS 18 (2024) | Stateful models, MLState, advanced optimization |