13. Ringkasan & Decision Guide
13. Ringkasan & Decision Guide
| Kondisi | Rekomendasi |
|---|---|
Merge conflict .xcodeproj sering |
XcodeGen — setup dalam 1-2 jam |
| 1-4 targets, project sederhana | Tetap pakai Xcode langsung atau XcodeGen |
| 5-20 module, mau binary cache | Tuist — worth the investment |
| Tim nyaman dengan Swift DSL | Tuist — lebih type-safe dari YAML |
| Monorepo iOS + Android + backend | Bazel — satu-satunya pilihan scalable |
| Build time CI >30 menit, 50+ engineer | Bazel dengan remote cache |
| Startup, resource terbatas | XcodeGen — YAGNI untuk yang lebih kompleks |
| Team baru migrasi, deadline dekat | Tunda migrasi — pilih setelah sprint selesai |
| Butuh graph visualization dependency | Tuist — tuist graph built-in |
| Perlu incremental build yang deterministic | Bazel |
Urutan Adopsi yang Disarankan
Untuk sebagian besar tim iOS, urutan adopsi yang paling pragmatis adalah:
Hari ini: Coba XcodeGen dengan membuat project.yml yang merefleksikan project yang ada. Validasi bahwa generate ulang menghasilkan project yang identik sebelum menghapus .xcodeproj dari git.
Setelah 2-3 sprint: Evaluasi apakah build time mulai menjadi masalah. Jika ya dan project sudah modular, eksplorasi Tuist. Mulai dari ProjectDescriptionHelpers untuk membuat template yang reusable.
6-12 bulan kemudian: Jika tim sudah >20 developer dan build time CI masih di atas target (>15 menit), pertimbangkan Bazel. Investasikan waktu untuk proof-of-concept di satu module sebelum commit ke migrasi penuh.
XcodeGen menghilangkan masalah; Tuist memberdayakan arsitektur; Bazel membuka distributed scale. Pilih sesuai skala masalah yang sedang dihadapi — over-engineering di sini lebih mahal dari under-engineering.