Section 17/201 menit
17. Kapan Tidak Menggunakan ML
17. Kapan Tidak Menggunakan ML
- Problem bisa diselesaikan dengan rule sederhana: Jika
if price > 1000 { category = .premium }sudah cukup, tidak perlu ML. - Dataset terlalu kecil: < 1000 sample untuk classification task → model tidak bisa belajar pattern yang robust.
- Interpretabilitas kritis: Sistem yang harus bisa menjelaskan keputusannya secara hukum (kredit, asuransi) — model black-box tidak tepat tanpa explainability layer.
- Prototype / MVP: Habiskan waktu validasi problem dulu, tambahkan ML setelah product-market fit.
- Feature sudah ada di Apple frameworks: Jangan buat sendiri face detector padahal
VNDetectFaceRectanglesRequestsudah ada. - Tim tidak punya pipeline evaluasi: ML tanpa cara mengukur performa dan regresi adalah resiko production.
- Inference terlalu lambat untuk UX requirement: Animasi real-time butuh < 16ms per frame — beberapa model ML tidak bisa memenuhi ini.